PENGUATAN MODAL SOSIAL, SEMANGAT, WIRAUSAHA DAN PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL DI DAERAH PERBATASAN

Usman ., Aloysius Hari Kristianto

Abstract


ABSTRAK

 

Modal sosial atau kapital sosial muncul karena adanya trust  di kalangan sekelompok masyarakat  yang sudah diikat oleh norma-norma. Tujuan adanya Modal sosial agar masyrakat  dapat menjadi fondasi  yang baik dan efektif  untuk meningkatkan ketahanan sosial dan ketahanan ekonomi karena dengan membangun  jaringan yang baik akan membuat semakin   meningkatkan modal sosial yang dapat mendatangkan keuntungan sehingga dapat meningkatkan kekuatan ekonomi terutama di daerah perbatasan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana terjadinya perubahan pola pikir yang membentuk ‘’mental pegawai’’ ke pola pikir yang membentuk pribadi wirausaha. Dan Mengetahui seberapa jauh semangat wirausaha para mahasiswa dalam meningkatkan perekonomian penduduk di desa sekitar kampus melalui wirausaha produksi biodiesel dari minyak jelantah.

 Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan maksud untuk memaparkan dan mengetahui bagaimana terjadinya pola pikir  yang membentuk ‘’mental pegawai’’ menjadi pola pikir yang membentuk pribadi wirausaha,serta untuk mengetahui seberapa jauh semangat wirausaha para mahasiswa dalam meningkatkan perekonomian penduduk  di daerah perbatasan melalui usaha produksi biodiesel dari minyak jelantah..Teknik pengumpul data yang digunakan adalah teknik observasi, teknik wawancara. Hasil semangat Berwirausaha di daerah perbatasan dikategorikan lumayan bagus ini dapat terlihat dari antusias mereka untuk mengetahui lebih dalam tentang ilmu kewiusahaan dan menerapkanya dalam praktek nyata

 

Kata Kunci : Penguatan modal sosial,semangat, wirausaha,Pemanfaatan

                 

 


Keywords


Penguatan modal sosial,semangat, wirausaha,Pemanfaatan

References


DAFTAR PUSTAKA

Alma,Buchori 2009,Manajemen pemasaran,dan pemasaran jasa,cetakan kedelapan,Bandung

: Alfabeta

Biro Pusat Statistik Republik Indonesia 2012, Indonesia Dalam Angka. Jakarta

Chairul, irawan; Tiara,Nur, Awalia dan Sherly Uthami. 2013, Pengurangna Kadar Asam lemak Bebas dan Warna dari Minyak Goreng Bekas dengan Proses Adsorpsi Menggunakan Campuran Serabut Kelapa dan Sekam padi, Konversi, Volume 2 No 2,

Oktober 2013.

Erna, Wati, Ibnu, Hajar dan Sirril, Mufidah. 2016, Penurunan Asam Lemak bebas pada

minyak Goreng bekas Menggunakan Ampas Tebu untuk Pembuatan sabun,Jurnal Integrasi

Proses Vol.6, No 1 Juni 2016 hal 22-27.

Knight,Frank H. Risk,Uncertainty,andprofit.Boston: Houghton Mifflin,1921

Fatmir Edwar,Ewi Setiawati,2012.Teknologi pengolahan Biodiesel dari minyak Goreng Bekas

dengan teknisk Mikrofiltrasi dan transesterifikasi sebagai alternatif bahan bakar mesin

diesel, jurnal Riset Industri vol.VI no.2

Fauziah et al. 2013, Analisis Kadar Lemak Bebas Dalam Gorengan dan Minyak Bekas Hasil

Penggorengan Makanan Jajanan Di Workshop UNHAS, Artikel Program Studi Ilmu Gizi,

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanudin Makassar.

Febriyanto dalam wordpress.com. 2014

Hasbullah.J 2006,Sosial capital menuju keunggulan Budaya Indonesia Jakarta.MR-United Press

Slameto. 2010,Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya (Cetakan 5). Jakarta: Rineka Cipta.

Suryana, Yuyus dan Khatib Bayu 2013, Kewirausahaan – Pendekatan Karakteristik

Wirausahawan Sukses. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.

Zimmerer W. Thomas Et al 1996,Entrepreneurship and The New Venture Formation.

New Jersey : Prentice Hall. Siswanto 2000, manajemen sumber daya manusia Jakarta : bumi aksara




DOI: https://doi.org/10.31959/jm.v8i2.344

DOI (Klik disini untuk file PDF): https://doi.org/10.31959/jm.v8i2.344.g271

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This Journal Maneksi is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.