OPTIMASI LAHAN REPLANTING KELAPA SAWIT DENGAN SISTEM TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays L) DAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L)

Hidayati Fatchur Rochmah, Suwarto Suwarto, Ade Astri Muliasari

Abstract


Tanaman kelapa sawit harus direplanting jika sudah memasuki usia 25 tahun. Areal replanting tanaman kelapa sawit yang terbuka akan membuat tanah menjadi kering, padat dan akan mudah tercuci sehingga akan menjadi kurang subur. Oleh karena itu diperlukan upaya konservasi tanah. Pola tanam tumpangsari dapat dijadikan alternative untuk melakukan konservasi tanah pada areal replanting kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikabayan, Institut Pertanian Bogor mulai bulan Februari 2018 sampai Mei 2018. Rancangan percobaan secara rancangan kelompok lengkap teracak dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu monokultur jagung, monokultur kacang tanah,  tumpangsari 1 baris jagung + 1 baris kacang tanah dan tumpangsari 1 baris jagung + 2 baris kacang tanah. Hasil pertumbuhan tanaman jagung menunjukkan bahwa perlakuan tumpangsari menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun yang lebih baik dibandingkan tanaman monokultur jagung. Hasil yang sama juga ditunjukkan pada tanaman kacang tanah dimana perlakuan tumpangsari menunjukkan pertumbuhan tanaman kacang yang lebih baik dibandingkan monokultur kacang tanah. Pada peubah hasil tanaman per ha menunjukkan bahwa perlakuan monokultur jagung menghasilkan hasil per ha yang lebih tinggi dibandingkan system tumpangsari. Perlakuan monokultur jagung dan kacang tanah menghasilkan hasil per ha lebih besar dibandingkan perlakuan tumpangsari. Akan tetapi nisbah kesetaraan lahan (NKL) perlakuan tumpangsari menunjukkan hasil >1. Nisbah kesetaraan lahan perlakuan tumpangsari 1 baris jagung + 1 baris kacang tanah yaitu 1.40 dan tumpangsari 1 baris jagung+ 2 baris kacang tanah yaitu 1.46.


Keywords


replanting; tumpangsari; jagung; kacang tanah; NKL

References


Balai Pengkajian Teknologi (BPTP) Kalimantan Tengah. 2010. Teknologi Budidaya Jagung di Sela Tanaman Karet Belum Menghasilkan di Lahan Kering Kalimantan Tengah. www.bptpkalteng.litbangdeptan.

Ceunfin S, Prajitno D, Suryanto P.2015. Tata Kelola Tumpangsari Jagung dan Kedelai di Bawah Tegakan Kayu Putih terhadap Hasil Kedelai. Seminar Nasional Kebijakan dan Hasil Penelitian Pertanian IV dalam rangka Dies Natalis ke-69 Fakultas Pertanian, UGM

[Ditjenbun] Direktorat Jendral Perkebunan 2017. Statistik Perkebunan Indonesia Tree Corp Estate Statistic 2015-207. Kelapa Sawit Palm Oil. Jakarta (ID) : Kementerian Pertanian, Direktorat Jendral Perkebunan

Mboik DM. 2012. Pengaruh Kerapatan dan Jenis Kacang dalam Sistem Tumpangsari terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Lokal. Skripsi. Universitas Timor, Kefamenanu

Purnamayani R, Nugroho H, Adri. 2013. Potensi pengembangan Tanaman Kacang-Kacangan pada Areal Peremajaan Tanaman Kelapa Sawit di Provinsi Jambi. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi

Hatta M, Jafri, Permana D. 2014. Pemanfaatan Tandan Kosong Sawit untuk Pupuk Organik pada Intercropping Kelapa Sawit dan Jagung. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian vol 17 (1): 27-35

Herma M, Pranowo D. 2011. Produktivitas Jagung sebagai Tanaman Sela pada Peremajaan Sawit Rakyat di Bagan Sapta Permai Riau. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Aneka Tanaman Industri. Seminar Nasional Serealia

Parulian AS, Gunawan J, Arief FB. 2013. Evaluasi Kesuburan Tanah untuk Replanting Kelapa Sawit di Afdeling 1 PTPN XIII Kabupaten Landak. Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian vol 2 (2)

Prasetyo, Sukardjo EI, Pujiwati H. 2009. Produktivitas lahan dan NKL pada Tumpangsari Jarak Pagar dengan Tanaman Pangan. J. Akta Agrosia Vol 12 (1): 51-55




DOI: https://doi.org/10.31959/js.v10i1.199

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This Journal Simetrik is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.