ANALISA SUSUT DAYA PADA SISTEM DISTRIBUSI JARINGAN TEGANGAN MENENGAH

Hamles Leonardo Latupeirissa, Halamoan Marthin Muskita, Thony Johny Tahalele

Abstract


Untuk memperluas sistem jaringan distribusi, salah satu kriteria yang perlu dipenuhi adalah efisiensi yang besar, tanpa mengabaikan aspek ekonomi. Efisiensi yang baik akan dicapai bila susut energi dapat ditekan sekecil mungkin. Susut pada sistem jaringan distribusi menjadi salah satu pertimbangan, baik dalam perencanaan maupun pengoperasian, karena mempengaruhi biaya investasi

Dalam perhitungan susut daya ini perlu dilakukan beberapa batasan, yaitu perhitungan susut daya dikerjakan akibat adanya resistansi dari satu saluran udara dan satu saluran kabel tegangan menengah sebagai sampel. Sedangkan susut daya akibat pengaruh induktansi dan kapasitansi diabaikan. Selanjutnya dilakukan perhitungan susut daya dari transformator disribusi, berupa susut inti dan tembaga. Sedangkan susut akibat tegangan pada saluran, termasuk akibat isolator atau isolasi kabel, tidak diperhitungkan

Hasil analisis memperlihatkan bahwa rugi/susut daya nyata per gardu berkisar antara 582.92 Watt sampai dengan 1001,78 Watt. Susut daya terkecil terjadi pada gardu KTAKP1007 (0,42 %) dan susut daya terbesar terjadi pada gardu KTAKP1008 (1,15 %). Besarnya total susut daya penyulang sebesar 16031,66 watt atau 18,10 %. masih normal atau tidak melebihi ketentuan pada SPLN sebesar 20 %.


Keywords


Susu Daya, Jaringan Tegangan Menengah

References


A.Kadir, Ir, 1989. Transformator, Penerbit, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta,

Arismunandar & Kuwahara. 1979. Teknik Tenaga Listrik Jilid III. Pradnya Paramita. Jakarta.

A.S. Pabla dan A.Hadi, 1989. Sistem Distribusi Daya Listrik, Penerbit Erlangga, Jakarta,

Kadir, Abdul. 1979. Transformator. Pradya Paramita. Jakarta

Standard PLN 50, 1997. Spesifikasi Transformator Distribusi.

PT. PLN, 1981. SPLN ( Standar Perusahaan Umum Listrik Negara) 41-8.1981 dan 72.1987 “Hantaran Alumunium Campuran (AAAC)” dan “Spesifikasi Desain Untuk JTM dan JTR.”,

PUIL (PersyaratWan Umum Instalasi Listrik), 2000. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta,

Sulasno, 2000, Teknik dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik, Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.

Sumanto. 1991. Teori Transformator. Yogyakarta. Andi Offset. Yogyakarta.

T.S. Hutauruk, 1993. Transmisi Daya Listrik, Erlangga, Jakarta,

Unindo (---), Three Phase Transformer Data.

Zuhal. 1994. Ketenagaan Listrik Indonesia. Penerbit : ITB. Bandung.




DOI: https://doi.org/10.31959/js.v10i1.242

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This Journal Simetrik is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.