Mitigasi karakter muka air banjir dari morfometri DAS Wai Loning – Negeri Laha, berbasis Geographic Information System (GIS)

Steanly Reynold. R. Pattiselanno

Abstract


Karakter sungai di Pulau Ambon memiliki ciri hanya satu aliran sungai utama dari hulu ke hilir ataupun satu aliran sungai utama yang akan terbagi menjadi beberapa anak sungai di arah hilir.  Ini berbeda dengan karakter sungai Wai Loning yang membelah Negeri Laha yang menerima aliran dari dua sungai utama lainnya yaitu Wai Sakula dan Wai Tengah, yang menyebabkan potensi debit banjirnya menjadi berkali lipat lebih banyak terutama di musim hujan.

Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu kajian studi penelitian tentang potensi karakter muka air banjir aliran sungai pada DAS yang dibentuk oleh kesatuan aliran Wai Sakula – Wai Tengah – Wai Loning, yang pastinya membutuhkan survey kawasan DAS demi mengumpulkan parameter morfometri DAS. Data teknis yang diperlukan untuk DAS Wai Loning berupa morfometri sungai yang meliputi: luas DAS, panjang DAS, lebar DAS, kemiringan data gradien sungai, orde dan tingkat percabangan sungai, kerapatan sungai, dan bentuk DAS.

Berdasarkan hasil identifikasi data  WRb= 12,33 dan Rc = 0,25, maka DAS Wai Loning yang terbentang antara 3°40’6,51” - 3°43’19,50” LS dan 128°1’17,20” - 128°5’26,98” BT dengan luas 35.674.050,00 m2 (35,67 km2) atau 3.567,405 Ha, dan keliling 41.990,00 m (41,99 km) termasuk karakter DAS dimana sungainya mengalami kenaikan dan penurunan muka air banjir yang berlangsung dengan cepat serta karakter debit puncak yang datang dengan cepat, begitu juga penurunannya.

Keywords


morfometri; mitigasi; banjir; Wai Loning; Wai Tengah; Wai Sakula; Negeri Laha

References


Asdak, C. 2004. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Badan Informasi Geospasial. 2008.

Nugroho, H. 2012. Aplikasi Hidrologi. Jogja Mediautama. Malang.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2011 tentang Sungai.

Prahasta, E. 2009. Sistem Informasi Geografis: Konsep-konsep dasar (Perspektif Geodesi & Geomatika). Penerbit Informatika. Bandung.

Prahasta, E. 2004. Sistem Informasi Geografis: Tutorial Arc View. Penerbit Informatika. Bandung.

Seyhan, Ersin. 1977. Dasar-dasar Hidrologi. Editor, Soenardi Prawirohatmojo. Yogyakarta. UGM Press.

Sitanala, Arsyad. 2012. Konservasi Tanah dan Air, Edisi Kedua. IPB Press. Bogor.

Soewarno. 1991. Hidrologi: Pengukuran dan Pengolahan Data Aliran Sungai, (Hidrometri). Nova. Bandung.

Taufik H. Purwanto., 2013, Ektraksi Morfometri Daerah Aliran Sungai Dari Data Digital Surface Model (Studi Kasus Das Opak) [Online] Available at: http://geo.ugm.ac.id/wp-content/uploads/doc/2013/05/Ektraksi-Morfometri-Daerah-Aliran-Sungai.pdf [Accessed 24 February 2016]




DOI: https://doi.org/10.31959/js.v7i2.48

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.31959/js.v7i2.48.g2

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License
This Journal Simetrik is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.