ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PENGELOLAAN DANA DESA PADA KEGIATAN BUDAYA KASEPUHAN CISITU LEBAK BANTEN
DOI:
https://doi.org/10.31959/jm.v15i1.3670Abstract
Introduction: The study aims to examine the accountability and transparency of Village Fund management in supporting the Seren Taun cultural activity in Desa Kujangsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. The research is based on concerns about limited cultural budgeting and weak public access to financial information.
Methods: This research employs a qualitative descriptive approach, using interviews, observations, and financial document analysis to evaluate the stages of planning, implementation, administration, reporting, and accountability.
Results: The findings show that most procedures align with regulatory requirements, although the planning stage does not meet the mandated timeline. Transparency is limited because the village publishes budget realization only through social media, without physical information boards. The allocation for Seren Taun is only 0.48 percent of the total village expenditure and is distributed as a cultural grant, with no detailed reporting from the traditional institution.
Conclusion: Administrative compliance exists, but transparency and cultural fund reporting remain weak. The study recommends establishing reporting standards for cultural grants and increasing budget allocation for cultural preservation.
Keywords: Accountability, Cultural Governance, Seren Taun, Transparency, Village Fund Management
References
Aprianto, Y., Pardede, I. A., & Fernando, E. R. (2008). Kearifan lokal dalam mewujudkan pengelolaan sumberdaya air yang berkelanjutan.
Edward B. Taylor. (1871). 1871_Tylor_PrimitiveCulture_CUL-DAR.LIB.635. 1.
Halin, H. (2018). EcoMent Global 167. Hamid Halin, 3, 167–182.
Herlina, S. (2023). Evaluasi penggunaan dana desa dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan. Jurnal Pembangunan Desa, 8(1), 45–55.
Hilman, Y. A., & Chollil, F. (2019). Implementasi Dana Desa Untuk Kegiatan Kebudayaan Gumelaring Kadipaten Di Desa Purwodadi Kecamatan Barat Kabupaten Magetan. Barista : Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 6(2), 93–100. https://doi.org/10.34013/barista.v6i2.184
Hulinggi, P. A., Sulila, I., & Tohopi, R. (2020). Transparansi Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Lemito Kabupaten Pohuwato. Jambura Journal of Administration and Public Service, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.37479/jjaps.v1i1.7320
Idrus, S. H., Akib, H., & Kesuma, A. I. (2024). Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Penerapan Prinsip Good Governance Tinjauan Dari Perspektif Lokal Dan Global. … Mandalika ISSN 2721 …, 2194–2205.
Latrini, M. Y., & Widhiyani, N. L. S. (2017). Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Dana Desa untuk Mendorong Kemandirian Masyarakat Pedesaan. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan. Universitas Udayana, 10.
Latuconsina, A. (2020). Pengelolaan dana desa berbasis budaya lokal. Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 98–109.
Mardiasmo, D., & MBA, A. (2009). Akuntansi sektor publik. Yogyakarta: Andi.
Matia andriani. (2019). Pengaruh transparansi, akuntabilitas dan partisipasi terhadap pengelolaan keuangan desa untuk kesejahteraan masyarakat. Journal of Accounting, Finance, and Auditing, 1(2), 1–13.
Nuraini, D., & Reflis, R. (2022). Analisis prioritas penggunaan dana desa. Jurnal Pareto, 7(2), 112–125.
Pamungkas, R., & Saifullah, S. (2019). Evaluasi Kualitas Website Program Studi Sistem Informasi Universitas PGRI Madiun Menggunakan Webqual 4.0. INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi, 3(1), 22. https://doi.org/10.29407/intensif.v3i1.12137
Panggabean, d. N. (2024). Akuntabilitas dan transparansi pemerintah desa terhadap pengelolaan dana desa.
Peraturan Pemerintah. Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tentang Dana Desa yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. , Jakarta § (2014).
Rahmawati, N., Yusuf, A., & Alimuddin, M. (2021). Transparansi dan akuntabilitas hibah desa terhadap kelompok masyarakat. Journal of Village Governance, 5(3), 201–215.
Redaksi. (2023). Tradisi Seren Taun Masyarakat Adat Kasepuhan Cisitu - BANTENTV.COM.
Ristiana. (2022). Pengaruh Akuntabilitas Dan Transparansi Terhadap Pengelolaan Dana Desa Dengan Partisipasi Masyarakat Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Pemerintahan Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang). Jurusan Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan 2022, (52), 4220126.
Roberto, L. (2015). Nurnaningsih.(2015). Pengelolaan Alikasi Dana Desa (ADD) di Desa Wuasa Kecamatan Lore Utara. Jurnal IDEAL, 12–19.
Rosidin, U. (2019). Pemberdayaan desa dalam sistem pemerintahan daerah: perspektif Undang-Undang nomor 6 tahun 2014.
Rusmana, S. R., Zainal, N. H., & Afrisal, A. F. (2022). Peran Pemerintah Desa Dalam Rangka Menjaga Kearifan Lokal Di Desa Sorowako Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur. Publician: Journal of Public Service, Public Policy, and Administrastion, 1(2), 138–142. https://doi.org/10.56326/jp.v1i2.1547
Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono, P. (2011). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alpabeta, Bandung, 62, 70.
Undang-Undang. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. , (2014).
Wikipedia. (2025). Seren Taun - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suprianto, Meutia Riany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








